Eksistensi Pendidikan Agama Islam
Pendidikan
Islam dalam Kehidupan Manusia
Saya sangat yakin
tentang pentingnya pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam sebagai media
peningkatan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah Indonesia telah berkomitmen
bahwa upaya peningkatan sumber daya manusia merupakan hal yang niscaya dan
seharusnya menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa.
Pendidikan pada
dasarnya adalah suatu usaha sadar yang sengaja dikemas untuk mempersiapkan manusia
agar mampu memecahkan berbagai problem sosial yang dihadapinya sehari-hari
sehingga pada gilirannya nanti mereka berhasil hidup di zamannya dengan penuh
tanggung jawab. Dengan demikian, institusi pendidikan menempati posisi amat
strategis dalam menghadapi perubahan-perubahan dalam masyarakat akibat kemajuan
iptek dan tuntutan dinamika manusia.
Mengapa pendidikan sangat relevan
dalam upaya-upaya peningkatan SDM suatu bangsa? Hal ini sangat jelas, knowledge
is power (ilmu pengetahuan adalah kekuatan). Pendidikan yang berhasil
merupakan sumber energi yang luar biasa bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Keberhasilan suatu bangsa atau negara diukur salah satunya dari unsur
keterdidikan masyarakatnya. Semakin tinggi tingkat keterdidikan suatu bangsa
semakin tinggi pula tingkat kualitas hidup bangsa tersebut.
Pendidikan
memudahkan manusia mengakses informasi seluas-luasnya. Perpaduan informasi dan
ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang dahsyat. Sementara itu, dengan
memiliki informasi dan pengetahuan yang luas, masyarakat dalam suatu bangsa
akan lebih mudah mengenali berbagai alternatif tindakan yang tersedia sehingga
pada gilirannya mempermudah mereka untuk menemukan solusi bagi problem yang
dihadapinya.
Pentingnya Pendidikan Islam
Umat Islam
secara normatif meyakini bahwa pendidikan sangat penting bagi manusia, tanpa
membedakan antara laki-laki dan perempuan. Ditemukan sejumlah ayat dan hadis
menjelaskan betapa tingginya posisi orang-orang yang menekuni pendidikan dan
bidang keilmuan. Sayangnya, konsen ini baru pada tataran normatif, belum banyak
terwujud dalam aksi nyata.
Umumnya ahli
pendidikan Islam sepakat bahwa tujuan utama pendidikan Islam adalah membentuk
kepribadian Muslim sehingga terwujud manusia yang bermoral atau berakhlak
mulia. Pendidikan harus mampu mewujudkan cita-cita Islam yang mencakup
pengembangan potensi rohani dan jasmani manusia sehingga membentuk manusia
beriman dan berilmu secara seimbang.
pendidikan Islam
harus mampu menajamkan pikiran, membuat seseorang menjadi lebih kritis dan
rasional serta berwawasan luas dan terbuka. Pendidikan Islam harus mampu
menghaluskan perasaan: mengubah sikap manusia ke arah lebih peka dan peduli,
lebih inklusif, lebih toleran, lebih pluralis, dan lebih humanis serta lebih
peduli pada kelestarian lingkungan dan alam semesta. Dan yang terakhir, tapi
tidak kurang pentingnya adalah pendidikan Islam harus mampu menumbuhkan
kearifan: mampu mengubah perilaku manusia ke arah lebih santun dan bermoral.
Ringkasnya, tujuan akhir pendidikan Islam adalah membentuk manusia
berbudi-pekerti luhur atau berakhlak mulia.

Komentar
Posting Komentar